Rabu, 24 Oktober 2012

0 Apa Itu Keylogger?


Keylogger adalah aplikasi yang bisa merekam aktifitas pengguna komputer. Berasal dari kata kerja “log”. Orang/program yang melakukan aktifitas log ini namanya “logger”. Sedangkan “logging” berarti adalah istilah untuk kegiatan “merekam” aktifitas log-nya. Yaaah…. bahasa inggris gitu deh. Hehehe..

Banyak metode untuk merekam aktifitas pengguna komputer… Ada yang berdasarkan key stroke (rekaman langsung semua kata yang dipencet di keyboard), ada yang memantau clipboard Windows (yang pake Windows nih..), ada juga keylogger yang secara terang-terangan memiliki interface yang cantik, padahal ternyata menipu. Dan mungkin masih banyak lagi cara-cara “logging” aktifitas pengguna dengan memanfaatkan keylogger. Langsung ke praktek yuyayu..?!


Sebelumnya, ada alasan mengapa saya menulis tentang keylogger ini. Saya mengutip pembicaraan seorang ahli keamanan komputer yang menjelaskan kurang lebih begini:

“Keylogger adalah aplikasi yang bisa merekam password yang di ketik oleh pengguna”.

Pernyataan ini sedikit menggelitik bagi saya. Ya, padahal itu adalah salah satu penerapan dari keylogger! Tapi bukan itu saja yang bisa dilakukan keylogger! Paham?

Tapi karena yang ngomongnya adalah seorang ahli sekuriti, mungkin saya bisa menerima statement beliau diatas itu. Tapi alangkah baiknya kalo menjelaskan kepada orang yang awam komputer itu se-jelas-jelasnya. Jangan sepotong-sepotong. Tapi mungkin jika kita takut mereka orang-orang awam ini malah jadi bingung, bisa gunakan analogi atau ilustrasi ringan, dan gak usah bahas masalah teknisnya… Karena pembodohan masyarakat bisa berasal dari hal-hal kecil seperti ini. Hehehe…

Pertama, mari kita bahas keylogger yang membaca clipboard Windows… Sebagai contoh, kita coba meng-copy kata ini: “s3cr3t_pa5sw0rd”. Copynya dari aplikasi mana saja… Notepad juga boleh lah… Terus setelah kita mengcopy kata tersebut. Silakan ke Start->Run. Dalam input-an isi dengan “clipbrd” dan tekan [ENTER]. Sehingga anda melihat window sebagai berikut:



Binggo, ternyata semua aktifitas copy (sebelum di paste) di taronya di clipbrd toh..?? Hmm… Sudah banyak keylogger yang memonitor clipbrd Windows anda loh. Hati-hati klo PC anda sudah terinfeksi keylogger semacam ini, jangan sekali-kali meng-copy password (ATAU JUGA kata-kata penting lainnya). Karena semua yang anda copy, pasti masuk ke clipbrd…!!

Sekarang contoh selanjutnya: keylogger yang tidak anda sangka-sangka adalah sebuah keylogger… Hehehe… Inilah dia, aplikasi kecil buatan saya waktu masih pintar ngoding (hahaha). Aplikasi lucu ini secara sepintas seperti aplikasi ramalan cinta biasa. Tapi dibalik itu semua, saya sudah menanamkan keylogger di inputannya. Aplikasinya bisa dilihat seperti ini:



Simple ‘kan? Dan anda mestinya langsung ngerti… (Tombol “PORTEND” maksudnya “RAMAL”)

Sebagai contoh, saya masukan nama JOKO sebagai sang korban. Si JOKO pertama-tama saya yakinkan bahwa nama cewe yang dia taksir ga akan ketahuan. Soalnya lihat aja tuh, input yang dimasukkannya disembunyikan pake karakter (*). Ya ‘kan?

Joko percaya-percaya aja sama saya. Dia kemudian memasukkan nama cewe yang dia taksir ke dalam inputan tsb. Dan… ramalannya mengatakan kecocokan antara JOKO dan si do’I adalah 70,5% euy!! Terlihat wajah Joko yang berseri-seri… Oke sampai sini biarin aja dulu dia senang bahagia hehey… Dan ketika si Joko udah pulang, saya buka deh file hasil rekam aplikasi ini bernama “JOKO.txt”… Inilah dia hasilnya tadaaa…



Nah sekarang anda sudah tau kan apa itu keylogger dalam arti yang sebenarnya?

KEYLOGGER GA HARUS MEREKAM PASSWORD! Ya, rekam apa saja… Tapi ya emang udah barang tentu yang paling enak di rekam adalah yang berharga-berharga seperti password, no kartu kredit, dsb. Untuk itu keylogger lebih sering memantau yang kayak gitu-gitu ketimbang yang kayak gini-gini. Hehehe…

Jangan salah kaprah tentang keylogger. Sedikit aja salah menjelaskan, kasihan ke orang awam… Hehehe

Tampilan Ketika Keluar dari Aplikasi LoveMetre

Selasa, 23 Oktober 2012

0 Nenek 75 tahun putuskan koneksi internet dua negara

sebenarnya berita sudah usang ( lama) tapi nggak pa'pa sekalian ber-bagi informasi


Georgia - Peristiwa unik terjadi di Georgia. Seorang nenek usia 75 tahun dinyatakan bertanggungjawab memutus koneksi internet di Georgia dan negara tetangganya, Armenia, sehingga banyak netter gagal berselancar di dunia maya. 

Kementerian Dalam Negeri Georgia menyatakan wanita pensiunan itu awalnya menggali tanah untuk mencari besi atau benda yang bisa dijual. Nah, penggalian itu berujung pada kabel fiber optik yang mengalirkan koneksi internet di Georgia dan Armenia.

Tidak paham apa kegunaannya, sang nenek ini memotong dan merusak kabel tersebut. Maka putuslah koneksi internet di sebagian wilayah dua negara. Ribuan pengguna internet tak dapat mengakses internet selama beberapa jam.

"Ia menemukan kabel itu saat sedang mengumpulkan logam dan malah memotongnya dengan tujuan untuk mencuri," ucap Zura Gvenetadze, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Georgia, dilansir AFP dan dikutip detikINET, Kamis (7/4/2011).

Nenek usil itu kini telah ditangkap dan terancam hukuman sampai 3 tahun penjara dengan dakwaan merusak properti. Sejatinya, peristiwa semacam ini pernah terjadi pada tahun 2009 di mana kabel fiber optik juga dirusak seseorang.

Namun kali ini, skalanya lebih besar. Perusahaan pemilik kabel, Georgian Railway Telecom, menyatakan bahwa kerusakan membuat 90% user internet biasa dan korporat di Armenia kehilangan akses selama 12 jam. Demikian juga penyedia layanan internet di Georgia jadi terganggu. 

"Saya tak mengerti bagaimana nenek ini bisa menemukan dan merusak kabel. Kabel itu terlindungi dan insiden semacam ini sangatlah langka," ucap Giorgio Ionatamishvili dari Georgian Railway Telecom.




Selasa, 16 Oktober 2012

0 Berbagai Jenis Malware dan Bagaimana Mereka Bekerja


Malware adalah istilah kolektif yang digunakan untuk mewakili virus, worm, spyware dan program berbahaya lain di luar sana di Internet. Dengan kata sederhana, setiap program perangkat lunak yang dimaksudkan untuk menyebabkan kerusakan langsung atau tidak langsung ke sistem komputer disebut sebagai malware.


Beberapa program malware menyebabkan masalah serius seperti merusak file sistem, menyebabkan gangguan terhadap operasi komputer atau mengumpulkan informasi sensitif sementara yang lain mungkin hanya memiliki dampak ringan seperti mengarahkan website untuk konten pornografi atau mengganggu pengguna dengan pop-up dan spanduk.

Dalam rutinitas normal, kita sering melihat setiap program berbahaya yang disebut sebagai virus, tapi ini tidak benar! Bahkan, seperti yang disebutkan sebelumnya, terdapat beberapa program jahat di mana virus adalah salah satu di antara mereka. Sekarang, banyak dari Anda mungkin mungkin bertanya-tanya untuk mengetahui apa perbedaan antara mereka. Nah, artikel ini memberikan informasi rinci tentang berbagai jenis malware yang ada, bagaimana mereka bekerja dan bagaimana mereka berbeda satu sama lain:

Virus Komputer:

Seperti yang kita semua tahu, ini adalah jenis malware yang telah menjadi sangat populer dan merupakan salah satu topik yang paling banyak dibahas dalam bidang keamanan komputer. Sebuah virus hanyalah sebuah program komputer yang dirancang untuk mengambil kontrol yang tidak sah dari komputer yang terinfeksi sehingga menyebabkan kerusakan pada data sistem atau menurunkan kinerja itu.

Modus operasi:

Virus komputer beroperasi dengan melampirkan sendiri ke file yang sudah ada atau program dan bereplikasi sendiri untuk menyebar dari satu komputer ke komputer lain. Dalam kebanyakan kasus, mereka cenderung menginfeksi file executable yang merupakan bagian dari program yang sah. Jadi, setiap kali file yang terinfeksi dijalankan pada komputer baru, virus akan diaktifkan dan mulai beroperasi dengan replikasi lebih lanjut atau menyebabkan kerusakan dimaksudkan untuk sistem.

Virus tidak bisa melakukan tugas itu merugikan dan replikasi kecuali diizinkan untuk mengeksekusi. Ini adalah alasan mengapa virus sering memilih file eksekusi sebagai tuan rumah itu dan mendapatkan menyertainya. Virus terutama diklasifikasikan menjadi dua jenis:

Non-Resident Virus: ini jenis virus akan mengeksekusi bersama dengan tuan rumah itu, melakukan tindakan yg diperlukan untuk menemukan dan menginfeksi file lain yang mungkin dan akhirnya mentransfer kontrol kembali ke program utama (host). Pengoperasian virus akan menghentikan bersama dengan tuan rumah itu.

Resident Virus: Dalam kasus virus penduduk, setiap kali program yang terinfeksi dijalankan oleh pengguna, virus akan diaktifkan, beban modul replikasi itu ke dalam memori dan kemudian mentransfer kontrol kembali ke program utama. Dalam hal ini, virus masih tetap aktif di memori menunggu kesempatan untuk menemukan dan menginfeksi file lainnya bahkan setelah program utama (host) telah berakhir.

Kerusakan yang disebabkan:

Virus diketahui menyebabkan kerusakan data dan program perangkat lunak. Dalam beberapa kasus, virus dapat melakukan apa-apa selain hanya mereplikasi dirinya sendiri. Namun, mereka bertanggung jawab untuk menggunakan sebagian besar sumber daya sistem seperti CPU dan memori yang mengakibatkan penurunan kinerja komputer.

Dalam rangka untuk tetap dilindungi dari infeksi virus, Anda dapat merujuk posting saya yang lain pada 12 tips untuk menjaga komputer bebas virus .

Trojan horse:

Sebuah Trojan horse atau hanya disebut sebagai Trojan adalah jenis program jahat yang menyamar dirinya sebagai sesuatu yang sah atau berguna. Tujuan utama dari trojan adalah untuk mendapatkan kepercayaan dari pengguna dari ujung depan, sehingga mendapatkan izin untuk diinstal. Tapi, dari ujung belakang, ia dirancang untuk memberikan kontrol yang tidak sah dari komputer ke hacker.

Modus operasi:

Sebuah Trojan horse tidak bergantung pada host untuk melakukan operasi itu. Jadi, tidak seperti virus komputer, tidak cenderung menempelkan dirinya ke file lainnya. Trojan sering menyamar sebagai video codec, retak perangkat lunak, keygens dan program-program serupa lainnya download dari sumber terpercaya. Jadi, kita harus berhati-hati tentang situs-situs terpercaya yang menawarkan download gratis.

Salah satu contoh yang paling poplar adalah DNSChanger trojan yang dirancang untuk membajak server DNS dari komputer korban. Ia didistribusikan oleh beberapa situs porno nakal sebagai codec video yang diperlukan untuk melihat konten online.

Kerusakan yang disebabkan:

Kuda Trojan diketahui menyebabkan berbagai kerusakan seperti mencuri password dan rincian login, pencurian uang elektronik, log keystrokes, memodifikasi / menghapus file, memantau aktivitas pengguna dll

Worms:

Worms adalah program komputer standalone dengan niat jahat yang menyebar dari satu komputer ke komputer lain. Tidak seperti virus, worm memiliki kemampuan untuk beroperasi secara independen dan karenanya tidak melampirkan sendiri ke program lain.

Modus operasi:

Cacing sering menggunakan jaringan komputer untuk menyebarkan dirinya dengan memanfaatkan kerentanan keamanan yang ada di dalam komputer pribadi. Dalam kebanyakan kasus, cacing dirancang hanya untuk menyebar tanpa menyebabkan perubahan serius terhadap sistem komputer.

Kerusakan yang disebabkan:

Tidak seperti virus, worm tidak menyebabkan kerusakan pada file sistem dan program penting lainnya. Namun, mereka bertanggung jawab untuk mengkonsumsi bandwidth sehingga menurunkan kinerja jaringan.

Spyware:

Spyware adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang dapat mengumpulkan informasi tentang kegiatan komputer target tanpa sepengetahuan pengguna itu. Spywares seperti keyloggers sering dipasang oleh pemilik atau administrator komputer untuk memantau kegiatan pengguna. Ini bisa menjadi orang tua mencoba untuk memantau anaknya, pemilik perusahaan berusaha untuk memantau karyawan atau seseorang yang mencoba untuk memata-matai nya / pasangannya.

Modus operasi:

Spywares dirancang untuk beroperasi dalam mode stealth benar sehingga keberadaan itu benar-benar tersembunyi dari pengguna komputer. Setelah diinstal, mereka diam-diam memantau semua kegiatan pada komputer seperti keystrokes, aktivitas web, IM log dll log disimpan diam-diam untuk akses nanti atau upload secara online sehingga installer dari program spyware dapat memiliki akses kepada mereka.

Kerusakan yang disebabkan:

Selain pemantauan, spywares tidak menyebabkan kerusakan pada komputer. Namun, dalam beberapa kasus, komputer yang terkena dampak mungkin mengalami degradasi kinerja itu.

Adware:

Adware adalah program software yang secara otomatis membuat iklan kepada pengguna tanpa persetujuan mereka. Contoh paling umum adalah pop-up, pop-under dan iklan banner menjengkelkan. Alasan utama di balik desain adware adalah untuk menghasilkan pendapatan untuk penulis itu.

Modus operasi:

Adwares yang sering dibundel dengan beberapa utilitas gratis seperti browser toolbar, video downloaders dll Ketika program tersebut diinstal, adware dapat mengambil alih dan mengalihkan perhatian aktivitas pengguna dengan menampilkan iklan yang mengganggu.

Kerusakan yang disebabkan:

Adware ini tidak berbahaya di sebagian besar kesempatan. Namun, beberapa yang diketahui mengandung spywares yang digunakan untuk memantau kebiasaan surfing pengguna. Ini dapat menimbulkan ancaman terhadap privasi pengguna.

Hal ini dimungkinkan untuk menjaga adware di teluk dengan membaca posting saya yang lain pada 10 tips untuk menghindari adware . Saya harap Anda menemukan artikel ini informatif dan berguna. Lulus komentar Anda.